banner 728x90

Lebih Kurang Rp.2,2 Miliar Uang CV. Anugerah Jaya Bersama (AJB) Selaku Sub-Kontraktor Dalam Pembangunan Gedung Kantor Bupati Sijunjung Belum Dibayarkan. CV.AJB Ancam Akan Mengambil Kembali Barang-Barang Yang Sudah Terpasang

13 views

print

Sijunjung, mediacerdas__Pihak CV. AJB sub kontraktor Pembangunan Gedung Kantor Bupati Sujunjung didampingi oleh pengacaranya Didi Cahyadi Ningrat,SH, mendesak meminta agar pihak pemkab Sijunjung, bisa memberikan solusi terkait pembayaran yang belum dilakukan oleh pihak PT. BKP Jakarta, terhadap CV. AJB, dalam mengerjakan interior serta beberapa item pekerjaan lainnya.

Desakan tersebut yang disampaikan oleh pihak CV. AJB melalui kuasa hukumnya dalam sebuah pertemuan di Ruangan Rapat Sektetaris Dinas PUPR, setempat, Kamis (19/3/2020).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas PUPR, Sarwo Edi dan PPK dalam pembangunan gedung kantor bupati tersebut yaitu Syatria Zali.

Kemudian di pihak CV. AJB juga dihadiri langsung oleh direkturnya Rusdi serta beberapa orang dari pihak CV. AJB tersebut dan kuasa hukumnya Didi Cahyadi Ningrat.

Sebab pertemuan ini dilakukan adalah karena sebelumnya pihak CV. AJB telah melayangkan surat ke pihak pemkab Sijunjung melalui kuasa hukumnya, agar pihak pemkab memfasilitasi atau mencarikan solusi dalam penyelesaian keuangan yang belum dibayarkan oleh pihak PT.BKP kepada pihak CV. AJB.

Didi Cahyadi Ningrat, kepada Media Cerdas Sijunjung menegaskan bahwa,” Seandai pihak PT. BKP tidak membayarkan keuangan pekerjaan CV. AJB dalam pembangunan Gedung Kantor Bupati Sijunjung tsb, maka pihaknya akan membongkar kembali atau mengambil kembali barang-barang yang sudah terpasang di bangunan tsb, ” tegasnya.

Pihak pemkab menganggap apa yg ditegaskan oleh pihak CV. AJB melalui kuasa hukumnya tsb adalah sebuah ancaman.

Akhir dari pertemuan tsb dihasilkan sebuah kesepakatan yang dituangkan
dalam sebuah berita acara dengan beberapa poin solusi kesepakatan yaitu:

“Pihak pemkab Sijunjung yang dalam hal ini PPK atau Dinas PUPR akan
berusaha menyurati pihak PT. BKP Jakarta untuk bisa mengajukan klaim
pembayaran yang tersisa sekitar lebih kurang Rp. 2,2 miliar lagi.

Setelah itu mendesak pihak PT. BKP untuk se gera membayarkan pekerjaan dari pihak CV. AJB.

Batas waktu untuk menyurati pihak PT. BKP tersebut adalah sampai tanggal 27 Maret 2020 mendatang.

Kemudian seandainya surat tersebut tidak juga di gubris oleh PT. BKP,
maka pihak yang membuat kesepakatan ini mencoba untuk duduk bersama
kembali mencari solusi alternatif lain.

Walau kesepakatan ini sudah dituangkan dalam berita acara, disisi lain pihak CV. AJB menegaskan bahwa,” ia akan membongkar kembali apa-apa barang yg telah terpasang atau yang telah ia biayai, karena dalam kesepakatan awal pihak pemkab Sijunjung mengetahui apa-apa yang telah disepakati tersebut dan menyetujuinya.

Dalam kesepakatan awal pihak CV.AJB hanya mengerjakan pekerjaan interior saja kemudian ada penambahan pekerjaan mobiler, Lift, Hidrant, Genset dan banyak lagi yang lain.

Dikatakan disini pembayaran yang akan dibayarkan oleh PT. BKP kepada CV. AJB ada sekitar lebih kurang Rp. 2,2 miliar. (aciak)

banner 200x200

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan