banner 728x90

Seandainya Ada Warga Yang Tidak Masuk Dalam Data : Kemensos, Kemendes dan Provinsi Sumbar, Maka Pemkab Sijunjung lah Yang Akan Membantu Warga Tersebut Nantinya, Dananya disisihkan sebesar Rp. 22 Miliar.

140 views

print

Sijunjung, Media Cerdas, ___ Sampai saat ini bantuan untuk warga masyarakat kabupaten Sijunjung yang terdampak covid-19 masih belum disalurkan.

Hal ini terungkap dalam “jumpa pers” yang dilakukan oleh Pemkab Sijunjung di Ruangan Balairung Lansek Masih, Gedung Kantor Bupati setempat, Senin (27/4/2020).

Dikatakan pihak pemkab Sijunjung bahwa, “Sampai saat ini pemkab Sijunjung masih melengkapi data penerima bantuan sosial dampak covid-19 di daerah ini,” ucapnya.

Jumpa Pers ini yang dihadiri oleh Bupati Yuswir Arifin serta Sekdakab Zefnihan dan beberapa kepala OPD terkait lainnya.

Menjawab pertanyaan beberapa orang wartawan dalam Jumpa Pers ini, Kadis Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yofritas. ST. MT, menerangkan bahwa, ” Saat ini pemkab Sijunjung masih melengkapi dan menyusun data-data bagi penerima bantuan covid-19 tersebut, “ujarnya.

“Tetapi yang jelas sekarang data dari Kemensos tersebut kuotanya untuk Sijunjung sudah disahkan yaitu sebanyak 23.314, KK, kemudian dari Kemendes nantinya sebanyak 10.063, KK, dan dari Provinsi Sumatera Barat, sebanyak 5.443, KK, “jelasnya.

“Ada dua cara yang dilakukan untuk pendataan ini, pertama dari bawah keatas, yaitu data tersebut diambil dari jorong secara berjenjang sampai kekabupaten, kemudian yang kedua yaitu dari atas ke bawah, data yang turun dari Kemensos atau Kemendes artinya dari Pemerintahan Pusat turun kebawah ke Kabupaten/Kota,” terangnya lagi.

“Nah bagaimana bantuan yang dari kabupaten Sijunjung sendiri untuk masyarakatnya.

Kalau dilihat jumlah Kepala Keluarga (KK) dari penduduk kabupaten Sijunjung, yaitu yang berjumlah sebanyak 63.356, KK, maka masih ada sebanyak 24.536, kk, lagi, yang akan menerima bantuan tersebut, ” katanya.

Lebih jauh dikatakan, Yofritas, bahwa, ” Artinya dari 24.536, KK warga kabupaten Sijunjung yang tidak masuk dalam data dari Pusat maupun data Provinsi.

Maka Pemkab Sijunjung akan menyiapkan anggaran untuk cadangan terakhir sebesar Rp. 22, miliar, bagi 10.000. KK.

Kalau dilihat dari jumlah KK kabupaten Sijunjung tadi, artinya masih ada sisa 14.536,KK lagi yang belum menerima bantuan dampak covid-19 ini.

Sisa 14.536, KK, ini, adalah warga masyarakat kabupaten Sijunjung yang didalamnya termasuk TNI/Polri dan ASN.

Itulah perincian jumlah KK yang akan menerima bantuan tersebut dan jumlah KK yang tersisa di kabupaten Sijunjung.

Adapun bentuk bantuan yang akan diterima oleh masyarakat tersebut adalah berbentuk BLT (Bantuan Langsung Tunai) yaitu sebesar Rp. 600 ribu / 3 bulan.

“Dan tekhnis cara penyaluran bantuan tersebut masih dalam rancangan, apakah nanti penyalurannya melalui bank, atau melalui jasa pos,” ucapnya.

Tetapi dari Pusat menyarankan supaya bantuan ini bisa disalurkan melalui “Pos” yang nantinya bisa dibayarkan dan diantar kerumah-rumah penerima bantuan tersebut.

Kemudian disini juga dikatakan bahwa,” data tukang ojek yang ada di kabupaten Sijunjung ini sudah diberikan ke Polres Sijunjung, untuk nanti apakah bantuan untuk tukang ojek ini disalurkan melalui Polres setempat, ” tutupnya. (Aciak)

banner 200x200

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan