banner 728x90

Dua Kali Mayat Dibawa Menyeberang Sungai, Dua Kali Pula Pemkab Sijunjung Berjanji Akan Memperbaiki Jembatan Batu Manjulur Yang Hanyut Dihantam Banjir Tersebut.

1.064 views

print

Sijunjung, Media Cerdas, ___ Janji itu rupanya tidak hanya saat kampanye saja adanya, tetapi disaat pandemi covid-19 melanda Negeri ini, rupanya janji-janji tersebut juga banyak bertebaran.

Faktanya seperti yang disampaikan oleh Walinagari Batu Manjulur, Kecamatan Kupitan, kabupaten Sijunjung, provinsi Sumatera Barat, Sutrisno, kepada Media Cerdas, beberapa waktu yang lalu.

Sutrisno , mengatakan,” Ketika jembatan ini hanyut dihantam banjir beberapa waktu yang lalu, banyak pejabat yang datang melihat kesini, saya masih ingat tanggalnya yaitu tanggal 8 Februari 2020, disitu para pejabat dari DPRD, PUPR, BPBD, dan pejabat lainnya yang datang dari kabupaten maupun dari tingkat kecamatan, waktu itu dijanjikan bahwa dalam rentang waktu 13 hari kedepan jembatan ini akan segera diperbaiki, ucap para pejabat tersebut, ” kata Sutrisno menirukan perkataan pejabat tersebut kepada Media Cerdas.

“Tapi apa yang terjadi, janji hanya tinggal janji, 13 hari telah berlalu, sedangkan jembatan tak kunjung juga diperbaiki oleh pemerintah daerah, kemudian timbullah ide dari masyarakat setempat untuk bergontong-royong membuat jembatan darurat, besi bekas Jembatan yang hanyut dibawa arus sungai ditarik lagi keatas kembali, walaupun besi tersebut sudah berada dikedalaman dasar sungai, tak cukup dengan bergotong – royong, akhirnya jembatan ini juga dibantu oleh Dana Nagari sebesar Rp. 14 juta, sampai jembatan ini selesai dan bisa dilewati,” terang Sutrisno.

Rupanya jembatan darurat ini tidaklah berumur panjang, hanya dalam rentang 1,5 bulan saja, kembali jembatan ini hanyut dihantam banjir yaitu pada tanggal 14 April yang lalu sekitar pukul 19.30,wib.

Seperti sebelumnya Batu Manjulur kembali disambangi oleh pejabat terkait pemerintah daerah kabupaten Sijunjung, disini janji kembali terucap, “14 hari kedepan akan segera diperbaiki,”janjinya.

“14 hari kedepan tersebut, jatuh temponya adalah besok 7 Mei 2020, tapi belum juga ada tanda-tanda akan di perbaiki, “ucapnya.

“Beberapa kali saya berkoordinasi kepihak terkait termasuk ke Bupati dirumahnya di daerah Pasar Inpres Muara Sijunjung, dikatakan, ” Rencananya adalah jembatan darurat yang didaerah Lubuk Tarok yang akan dipindahkan ke Batu Manjulur tersebut, tetapi sedang menunggu prosesnya,” ungkapnya lagi.

Salah seorang, anggota DPRD Sijunjung ketika dikomfirmasi terkait, belum dibangunnya juga jembatan Batu Manjulur tersebut mengatakan, ” Kita menilai pihak pemkab Sijunjung terlalu lamban dalam menyingkapi hal ini, sementara masyarakat sendiri sudah sangat membutuhkan sekali jembatan tersebut, karena tidak ada akses lain yang bisa menuju keseberang, kita juga tahu walaupun diseberang itu hanya ada 8 KK, tetapi diseberang tersebut ada anak-anak sekolah, orang tua jompo, selanjutnya 60 persen ekonomi masyarakat itu ada diseberang sungai tersebut, “jelasnya.

Ada yang bikin haru disini,” semenjak jembatan ini hanyut dihantam banjir beberapa waktu yang lalu, sudah dua orang warga setempat yang meninggal, dan itu dikuburkan di jorong Manjulur Timur seberang “Sungai Lawas” tersebut, tetapi karena jembatannya tidak ada terpaksalah digotong pakai tandu menyeberangi sungai yang cukup deras tersebut, “imbuhnya Sutrisno lagi.

Plt Kalaksa, BPBD Sijunjung, Hendri Chaniago, ketika ditemui Media Cerdas, mengatakan, ” Untuk membangun baru kembali jembatan tersebut, tidaklah seperti bak membalik telapak tangan, karena anggarannya untuk membangun jembatan tersebut hanya sebesar Rp. 500 juta, jadi untuk itu kita hanya rencananya memindahkan jembatan darurat atau “Jembatan Bailey” yang didaerah Lubuok Tarok, ke Batu Manjulur tersebut,” jelasnya.

“Nah proses administrasi apalagi dalam suasana covid-19 ini, tidak lah segampang yang dikira oleh masyarakat tersebut, kemaren telaah stafnya sudah disetujui oleh Bupati, dan kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak PUPR, jadi nantinya dalam pengerjaannya adalah Dinas PUPR dengan swakelola, dan kita saat ini sedang mempersiapkan administrasinnya,” ungkap Hendri Chaniago lagi.

Beda yang disampaikan oleh pihak Dinas PUPR, ketika dikomfirmasi Media Cerdas, kabid Bina Marga, Syafruddin, yang akrab dipanggil Bujang Layo ini menyebutkan bahwa , ” Ini adalah anggaran APBD Sijunjung yang terdapat di BPBD, kita PUPR dalam hal ini hanya sebagai pelaksana saja, kalau kita lihat disini hanya proses adninistrasinya yang lamban, sebenarnya kalaupun administrasinya sedang berjalan, tidak apa-apa dan kita pun bisa juga langsung mengerjakannya, “terangnya ke Media Cerdas.

HARI INI SELASA (6/5/2020) RENCANA PEMANCANGAN JEMBATAN BATU MANJULUR TERSEBUT.

Keterangan poto : Wabup, Arrival Boy rapat dengan pihak-pihak terkait, membicarakan soal pembangunan jembatan bailey Batu Manjulur yang rencananya hari ini Selasa (6/5/2020) dilakukan pemancangannya. (ist)

Sehubungan dengan belum dibangunnya jembatan Batu Manjulur tersebut, Media Cerdas kembali menghubungi Wakil Bupati Sijunjung Arrival Boy, dikatakan, ” Saat ini kita sedang rapat di PUPR, membicarakan masalah pembangunan Jembatan Bailey di Batu Menjulur tersebut dengan OPD terkait, dan rencananya hari ini akan dilakukan pemancangan lokasi pembangunan jembatan tersebut,”jelasnya.

Kemudian Media Cerdas juga menghubungi Walinagari Batu Manjulur, sehubungan dengan akan dilaksanakannya pemanacangan hari ini.

Dikatakan, “Mungkin juga hari ini akan dilaksanakan pemancangan kegiatan ini, sebab tadi saya lihat ada dari pihak PUPR mengantarkan batu untuk pasangan bronjong ke lokasi tersebut, tapi terkait hal itu sampai saat ini pihak Nagari belum diberitahu,” ujarnya.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini pembangunan jembatan ini terlaksana dan bisa dilalui masyarakat hendaknya, walaupun itu jembatan darurat, atau jembatan bailey, “harap wali Sutrisno melalui Media Cerdas. (Aciak)

banner 200x200

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan