banner 728x90

DENGAN MASUKNYA ROMBONGAN KETUA “KSU RANAH LISUN SUMPUR KUDUS” KE WILAYAH HUTAN LISUN PT. MULTIKARYA LISUN PRIMA (PT. MLP) AKHIRNYA PERSOALAN INI BERBUNTUT PANJANG

524 views

print

Sijunjung ,Mediacerdas, ___- Dengan masuknya rombongan Ketua “Koperasi Serba Usaha (KSU) Ranah Lisun” Sumpur Kudus berserta pengacaranya Didi Cahyadiningrat.SH ke daerah hutan Lisun, yaitu hutan wilayah penguasaan dari PT Multikarya Lisun Prima (PT. MLP) pada Minggu (10/5/2020) yang lalu, akhirnya kejadian tersebut berbuntut panjang.

Rombongan atau Kelompok Ketua KSU Ranah Lisun ini dituding oleh pihak PT. MLP telah masuk ke wilayah hutan tersebut, tampa seizin, pihak PT. MLP dan Ninik Mamak Nagari Padang Tarok.

Sebaliknya juga Ketua KSU Ranah Lisun Sumpur Kudus, yang didampingi pengacara serta LSM dan Satgas ini, mengklaim bahwa wilayah penguasaan hutan oleh PT. MLP tersebut, tidak sesuai serta telah jauh batasnya masuk ke ulayat Sumpur Kudus.

Sehubungan dengan itu, maka beberapa orang warga masyarakat yang diduga pengusaha kayu oleh Didi Cahyadiningrat, telah melakukan pengeroyokan terhadap dirinya dan kawan-kawannya ketika itu.

Sehingga Didi Cahayadiningrat melaporkan kasus pengeroyokan atas dirinya dan Kawan-kawannya tersebut ke Polsek Kamang Baru, dengan Nomor LP/32/V/2020/SPKT-Polsek,

Tidak cukup sampai disitu saja, rupanya PT. MLP dan beberapa orang ninik mamak daerah Padang Tarok, juga melaporkan Ketua Koperasi KSU Ranah Lisun beserta pengacara Didi Cahyadi dan timnya ke Polsek Kamang Baru. Kamis (14/5), yang lalu.

Pelaporan PT MLP dan Ninik Mamak Padang Tarok ke Polsek Kanang Baru ini juga didampingi pengacaranya yaitu Abel Tasman.SH.

Setelah membuat laporan pengaduan di Polsek Kamang Baru tersebut pihak PT. MLP, serta Ninik Mamak dan pengacaranya ini kembali mendatangi Mapolres Sijunjung untuk menambahkan laporan terkait aktivitas yang dilakukan ketua KSU bersama pengacara serta tim dilokasi tersebut pada Minggu (10/5/2020) yang lalu.

Disini kepada Media Cerdas, Kamis (14/5/2020), Humas PT. MLP, saat berada di Mapolres Sijunjung mengatakan bahwa, ” Mereka tersebut kita laporkan karena telah masuk tanpa izin ke wilayah kita, hal ini diketahui setelah saya berkoordinasi dengan security dan manager PT MLP apakah mereka masuk ada izin atau tidak,” terangnya ke Media Cerdas.

“Ternyata setelah saya koordinasikan dengan security dilapangan, rupanya mereka telah menyelonong dan menyerobot masuk tanpa izin kepada security kita, ” ungkapnya Kabag Humas PT MLP Rio Marten, lagi kepada Media Cerdas.

“Ketua KSU tersebut seharusnya minta izin dulu ke kita, apalagi dia didampingi oleh pengacara dan LSM,” imbuhnya lagi.

“Kita kan jadi bingung ada persoalan apa sebenarnya didalam ini, sehingga mereka tanpa izin dan tanpa sepengetahuan kita langsung saja melakukan aktifitas pemancangan batas dan malahan mengambil barcode milik perusahaan”

Yang membuat kita heran lagi adalah, ” mereka yang masuk itu kan orang mengerti dengan hukum, ada pengacara lagi, seharusnya tahu tata krama dan etika ketika ingin masuk ke perusahaan kita ini, sebab perusahaan kita ini kan sudah punya izin dari negara,”bebernya.

Disisi lain Kasat Reskrim Polres Sijunjung, Fetrizal ketika di komfirmasi Media Cerdas membenarkan bahwa,” Kedatangan pihak PT. MLP serta ninik mamak Padang Tarok, yang berpakaian adat lengkap ini adalah untuk menguatkan laporan yang telah mereka sampaikan di Polsek Kamang Baru beberapa waktu yang lalu, dan juga karena perkara ini kita tarik ke Mapolres Sijunjung, makanya mereka datang kesini” terangnya.

Dikatakan bahwa, ” Penambahan Laporan tersebut juga terkait dengan hasil tinjauan dilapangan, oleh mereka ke lokasi pemancangan yang telah dilakukan oleh ketua KSU Ranah Lisun Sumpur Kudus tersebut, karena menurut mereka itu bukan masuk lagi kedalam ranah wilayah Lisun Sumpur Kudus akan tetapi masih berada di lokasi Padang Tarok yang kemudian ninik mamak Padang Tarok merasa dirugikan sepihak oleh KSU Ranah Lisun,” terangnya ke Media Cerdas.

” Kemudian mereka juga melaporkan bahwa persoalan yang dilakukan oleh KSU tersebut, adalah klaim sepihak masalah tapal batas, ” tambah, Kasat Reskrim lagi.

Selanjutnya untuk mengetahui lebih jauh persoalan ini, Media Cerdas menghubungi Manager PT MLP yaitu Azis.

Saat dikonfirmasi Media Cerdas, Azis juga membenarkan laporan yang telah dibuat oleh perusahaan tersebut.

“Karena apa yang telah mereka sampaikan melalui pemberitaan dibeberapa media bahwa mereka mengatakan, “sudah izin masuk ke kita” jadi apa yang telah mereka sampaikan itu adalah bohong, mereka masuk ke perusahaan kita adalah dengan cara menyelonong”

“Mereka setelah pulang dari atas, baru menghampiri saya dan menjelaskan maksud dan tujuan. Apakah itu yang dikatakan meminta izin ? ,” ujar Azis balik bertanya.

“Yang jelas mereka tak pernah minta izin masuk baik itu secara lisan maupun secara tertulis ke kita, “tegasnya.

Kemudian sehubungan dengan pemberian oleh-oleh yang telah mereka sampaikan di pemberitaan media tersebut bahwa “Perusahaan telah memberi mereka oleh- oleh berupa dua bibit kayu akasia dan meranti sebagai bukti koordinasi atau meminta izin masuk ke lokasi, disini saya tidak pernah memberikan mereka oleh oleh, berupa dua bibit kayu itu.

Te

Teapi mereka meminta, kepada kita, bibit tersebut sebab kalau masalah bibit kayu disini siapapun boleh meminta. dan warga disini juga sering meminta bibit kayu tersebut, “tegasnya.

Kemudian Abel Tasman, SH, selaku kuasa hukum dari pihak PT. MLP dan ninik mamak Padang Tarok ini, ketika ditanya Media Cerdas mengatakan bahwa, “Untuk proses hukumnya dari perkara yang kita dampingi ini, saya hanya menyampaikan kepada kedua belah pihak mari kita sama-sama hormati prosesnya hukum ini, bagaimana supaya berjalan sesuai tupoksi dari penyidik pihak kepolisian, khususnya pihak penyidik di Mapolres Sijunjung ini, “ucapnya.

“Disini kita masih memakai azas praduga tak bersalah, maka untuk itu janganlah disalah satu pihak mengambil kesimpulan apalagi menuduh seseorang yang belum tentu salah dalam melakukan apa yang dituduhkan tersebut, biarkan proses hukum itu berjalan dan jangan menggiring opini, ” tandasnya. (Aciak)

banner 200x200

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan