banner 728x90

Anak Yang Lumpuh Sejak Umur Dua Tahun Tersebut Dibantu “D Trac Dharmasraya Trail Adventure Community”

94 views

print

Dharmasraya, Media Cerdas,__ Masih belum hilang dalam ingatan kita yaitu Rahel Wahyu Satria 11 tahun, Warga Jorong Padang Bintungan Nagari Sialang Gaung, Kecamatan Koto Baru, yang menderita penyakit “Mangitisi”

Penyakit ini membuat Rahel Wahyu Satria mengalami kelumpuhan sejak umur dua tahun.

Sembilan tahun sudah Rahel lumpuh tidak bisa mengapa-ngapa, tidak saja itu, selama sembilan tahun itu Rahel tidak mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Dharmasraya, maupun pihak-pihak lain.

Tetapi beberapa hari belakangan ini kondisi Rahel tersebut sempat menggegerkan Bumi Ranah Cati Nan Tigo, apalagi kondisi Rahel ini diapungkan ke publik oleh beberapa media termasuk ( mediacerdas.co.id ).

Dengan demikian Rahel mulai mendapat perhatian serius dari berbagai kalangan.

Sekarang Rahel mulai mendapat perawatan terapi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), di Sei Dareh ,Pulau Punjung, Dharmasraya.

Kondisi Rahel Wahyu Satria yang lumpuh sejak umur dua tahun itupun juga tidak luput dari perhatian D-Trac Dharmasraya Trail Adventure Community.

“Alhamdulillah, saat ini kami dari komunitas D-Trac Dharmasraya Trail, bisa berbagi pada Rahel,” kata Kordinator Wilayah, Era Wadi yang didampingi Sandro sebagai ketua D-Trac, usai menyerahkan bantuan pada keluarga Rahel di RSUD Sungai Dareh, Selasa 24/11.

Ia mengatakan Kunjungan yang di lakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dari pecinta trabas yang ada di Dharmasraya ini. Selain itu, sekaligus untuk meringankan beban dengan menyampaikan bantuan kepada pihak keluarga.

“Dalam gerakan kemanusiaan ini, kami berikan bantuan pada Rahel uang sebesar Rp.2.250.000, serta bingkisan bagi orang tua Rahel,” jelasnya.

Selain kegiatan trabas sebagai bentuk wadah silaturahmi, lanjutnya, D-Trac Dharmasraya juga memiliki berbagai macam kegiatan sosial. Seperti peduli kemanusiaan, peduli rumah ibadah (Masjid dan Mushola_red).

“Semua itu kami lakukan sebagai bentuk gerakan sosial penduli sesama dan lingkungan, yang saat ini beranggotakan lebih kurang 100 orang,” sebutnya.

Raut sedih masih tetap saja tampak menyelimuti wajahnya Rohmawati (39 tahun), orang tua Rahel, saat sejumlah pria tegap memberikan bantuan diruang rawat inap RSUD Sungai Dareh.

“Terimakasih pak, hanya doa yang bisa kami aturkan, semoga bapak semua dimudahkan dalam segala urusan,” katanya didampingi sang suami Wahyudi.

Bantuan yang diberikan oleh D-Trac Dharmasraya, merupakan panggilan hati sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap sesama.(y)

banner 200x200

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan