banner 728x90

HANYA HITUNGAN HARI SELESAI DIASPAL RUAS JALAN LANSEK MANIH HANCUR LAGI

22 views

print

Sijunjung,Media Cerdas,____Dikabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, Miliaran uang Negara tiap tahunnya, dikubur di ruas “Jalan Lansek Manih”, atau jalan yang lebih dikenal dengan julukan “Jalan Tol” atau ruas jalan yang menghubungkan Pasar Jum’at – Kandang Baru, yaitu ruas jalan menuju “Gedung Rakyat” ruas jalan ini juga tempat lewatnya para pejabat daerah ini.

Menarik sekali, tahun sebelumnya miliaran rupiah juga dianggarkan dari dana APBD untuk Ruas Jalan Lansek Manih ini. (setiap tahun)

Dan ditahun 2020 ini, sebesar Rp.3,5 miliar lebih kembali dikubur dijalan ini.

Mengapa dikatakan demikian,,,?

Angka miliaran tiap tahunnya untuk memperbaiki jalan tersebut bukanlah angka yang sedikit, kalau dibandingkan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Sijunjung, yang hanya berkisaran lebih kurang sekitar 80 miliar lebih.

Terbayangkah bahwa PAD kabupaten Sijunjung yang paling besar itu cuman masuk dari Badan Layanan Umum Daerah, (BLUD) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Pajak-pajak lainnya.

Baik..Kita fokus lagi ke cerita Jalan Lansek Manih yang menghubungkan Pasar Jum’at – Kandang Baru ini, sejak mulai dibukanya jalan tersebut sampai dengan pelebaran dan peningkatan pada tahun ini, sudah memakan anggaran ratusan miliar rupiah, tetapi kondisi jalan tidaklah begitu jauh berubah..

Hebatnya..ruas jalan ini rusak terus di lokasi yang sama, padahal tahun sebelumnya sudah diperbaiki, artinya “dulu rusak kemudian diperbaiki dan rusak lagi”, ada apa sebenarnya dengan keadaan ini.

Ketika persoalan Jalan ambruk ini kita komfirmasi ke beberapa pihak terkait, jawabannya semua hampir senada, bahwa “Jalan ambruk tersebut, karena alam, cuaca hujan cukup kuat,” ujarnya.

Padahal pada umumnya orang-orang yang dikomfirmasi tersebut adalah orang-orang tekhnis (ahli).

Apakah orang-orang tersebut pura-pura tidak tahu, secara logika saja bisa dilihat,”Sudah tahu tanahnya labil,tetapi pengerjaannya tetap saja tidak memperhatikan kondisi tanah yang lentur tersebut,” ujar salah seorang warga yang tinggal tidak jauh dari jalan ambrol tersebut.

Hanya hitungan hari, Ruas Jalan Lansek Manih yang dikerjakan oleh PT. Dekky Karya Bestari dengan dana APBD tahun anggaran 2020 tersebut sebesar Rp.3,5 miliar lebih ini, telah hancur patah dan retak-retak.

Disisi lain ketika salah seorang dilokasi proyek ini kita komfirmasi, ia mengatakan, ” Pekerjaan peningkatan jalan ini belum selesai, waktu pengerjaannya masih ada, waktu pelaksanaannya 80 hari kalender, dan lagian kalaupun sudah selesai kontraknya, dan masih adalagi masa pemeliharaan selama 6 bulan kedepan pak,” jawab orang tersebut yang tidak mau menyebutkan namanya.

kalau seperti ini kondisinya, tidak tertutup kemungkinan, puluhan miliar lagi dana APBD Sijunjung akan ditimbun dijalan ini. (*)

banner 200x200

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan