banner 728x90

PWI SUMBAR : WARTAWAN AGAR TETAP MENJALANKAN TUGASNYA SESUAI KODE ETIK JURNALISTIK DAN UU NO 40 TENTANG PERS

9 views

print

Padang, Media Cerdas,__ Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Barat mencatat, sepanjang tahun 2020 ini, pihaknya tidak ada menerima adanya laporan dugaan pelanggaran kode etik profesi wartawan, yang berujung diranah hukum. Sementara ditahun 2019 ada satu dugaan pelanggaran kode etik yang telah diselesaikan oleh PWI provinsi.

Hal ini diungkapkan oleh Sidi Guspen, anggota dewan kehormatan PWI Provinsi Sumbar, dalam rapat koordinasi daerah PWI Sumatera Barat, di ruang rapat lantai dua Kantor PWI Provinsi Sumatera Barat, Kamis 31/12.

Meski tidak adanya laporan dugaan pelanggaran kode etik oleh para wartawan yang bertugas di Provinsi Sumatera Barat, pihaknya mengingatkan agar wartawan tetap menjalankan tugas sebagai jurnalis.

“Jangan ikiut menyebar hoax,” ungkapnya.

Ia menegaskan, bahwa bukan tugas wartawan untuk Men-share konten-konten, baik di Medos maupun di group WhatsApp, yang belum jelas kebenarannya.

“Tugas wartawan itu menulis berita di medianya masing-masing, bukan dimedsos, karena menulis di medsos itu, rentan akan berhadapan dengan hukum,” jelasnya.

Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat, Heranof Firdaus, menegaskan agar wartawan dalam menjalankan tugasnya tetap berada pada UU Nomor 40 tahun 1999, tentang Pers.

“Makanya Organisasi PWI adalah sebagai wadah untuk mencetak wartawan yang handal dan tetap mematuhi kode etik,” katanya.

Pihaknya akan memberikan bantuan kepada seluruh anggota PWI maupun wartawan yang bertugas di wilayah Sumatera Barat, ketika berhadapan dengan hukum, baik dalam bentuk pelanggaran kode etik maupun dalam bentuk pemberitaan, sepanjang ada laporan ke PWI Provinsi.

Hingga tahun 2020 ini, lanjutnya, PWI Provinsi Sumatera Barat telah mengukuhkan sebanyak 19 pengurus PWI yang ada di 19 Kabupaten/kota Sumbar ini.

“Kami harapkan, PWI bisa menjadi contoh bagi wartawan yang belum bergabung dalam organisasi ini,” harapnya.

Dalam rakor akhir tahun 2020 itu, dengan tiga agenda rapat, satu pembahasan agenda tahunan nasional menghadiri Hari Pers Nasional (HPN) di Sulawesi Tenggara, yang kedua pembahasan program kerja PWI tahun 2021 dan ketiga evaluasi program kerja PWI tahun 2020. Pada Rakor PWI itu, tetap mematuhi prokes. (y)

banner 200x200

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan