banner 728x90

Polres Dharmasraya Tangkap 5 Orang Pelaku Tambang Emas Ilegal Serta Amankan Satu Unit Excavator dan Tiga Unit Dompeng

65 views

print

Dharmasraya, Media Cerdas_ Polres Dharmasraya tangkap lima orang pelaku tambang emas serta pasir ilegal, di daerah Sungai Munggeh Koto Besar IV, Nagari Koto Besar, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya, pada Selasa (12/1/2021).

Disamping menangkap lima orang pelaku, Polres Dharmasraya juga mengamankan satu unit excavator merk Hitachi warna orange dan tiga unit dompeng, serta perlengkapan dompeng lainnya di lokasi penambangan tersebut.

Kelima pelaku serta barang bukti (BB) langsung diamankan ke Mapolres Dharmasraya, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kepada wartawan Kapolres Dharmasraya, AKBP.Aditya Galayudha Ferdiansyah melalui Kasat Reskrimnya AKP. Suyanto Selasa (12/1/2021) menerangkan bahwa,”Mereka melakukan penambangan di Sungai Munggeh Koto Besar IV, Nagari Koto Besar Kecamatan Koto Besar,” ujarnya.

Kemudian lebih jauh dikatakan bahwa,” Lima orang yang ditangkap tersebut adalah,” Iswadi (46 tahun), warga Jorong Padang Bunggur Timur, Nagari Abai Siat, Surono (37 tahun), warga Sungai Kalang I, Nagari Tiumang, Kecamatan Tiumang, M. Rades Simorangkir (43 tahun), warga desa Kuap Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari Jambi, dan Masabi (46 tahun) warga Desa Kuap Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari Jambi, serta Nungcik (45 tahun) warga Desa Lubuak Ruso, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari Jambi.

“Kelima orang ini kita tangkap saat melakukan aktifitas penambangan, pada Selasa (12/1/2021) tersebut dengan menggunakan alat berat ,” jelasnya kepada para wartawan.

Kejadian pengkapan ini berawal ketika Satreskrim polres dharmasraya mendapat informasi bahwa ada kegiatan ilegal mining di daerah sungai munggeh dan kemudian anggota sat reskrim melakukan penyelidikan ke daerah Sungai Munggeh Nagari Koto Besar Kecamatan Koto Besar tersebut.

“Dari informasi itu, kita temukan beberapa orang sedang melakukan kegiatan penambangan pasir tanpa ijin menggunakan alat berat exapator dan tambang emas dengan menggunakan mesin dompeng di TKP dan dilakukan penangkapan terhadap pelaku,”tegasnya.

Dari penangkapan itu, pihaknya berhasil mengamankan Barang Bukti, Satu unit alat berat exapator merk hitachi warna orange, Satu botol kecil air raksa / mercury, Tiga set mesin dompeng
merk tianli serta sejumlah alat perlengkapan Dompeng mulai dari Paralon hingga dulang emas dari plastik.

“Atas perbuatannya, pelaku terancam disangkakan Pasal 158 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.
Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” katanya.(y)

banner 200x200

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan